Mengenal Apa Itu Bandage dan Jenisnya dalam Istilah Medis

Sebenarnya istilah bandage ini telah sangat familiar di kalangan masyarakat. Secara umum, bandage adalah perban yang digunakan untuk menutup luka atau cedera pada bagian tubuh. Hanya saja dalam istilah medis, perban ini disebut dengan bandage.

Pada prakteknya, ada beberapa jenis bandage yang digunakan. Bukan hanya yang dipergunakan untuk menutup luka, namun ada juga yang dipergunakan untuk jenis cedera lainnya. Teknik menggunakan perban juga bervariasi tergantung dari jenis dan kegunaannya.

Pengertian Bandage

Merujuk pada pengertian bandage menurut Wikipedia adalah sebuah potongan bahan yang dipergunakan untuk memberikan dukungan pada tindakan medis. Tujuannya yaitu untuk membatasi gerakan pada bagian tubuh yang terluka atau cedera.

Bandage untuk luka, akan langsung dibalutkan pada bagian tubuh yang terluka. Sedangkan bandage yang digunakan bukan untuk luka, misalnya perban elastis, digunakan untuk mengurangi pembengkakan atau menopang bagian tubuh.

Lihat juga: Sharetrans Tutorial

Jenis-Jenis Bandage

Penggunaan perban tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Kesalahan penggunaan akan mengakibatkan kerusakan pada jaringan tubuh. Penggunaannya juga harus disesuaikan dengan jenis bandage, yang dipilih sesuai dengan lokasi dan jenis lukanya.

1. Perban Gulung

  • Perban dari Kain Halus dan Berpori

Penggunaan perban jenis gulung ini memungkinkan aliran darah menjadi sangat baik. Perban ini menutup luka tanpa memberikan tekanan yang besar pada luka tersebut, serta tidak bisa untuk menyangga sendi.

  • Perban Elastis

Perban ini merupakan jenis perban gulung yang dapat menyesuaikan dengan bentuk atau kondisi bagian tubuh. Perban ini memiliki sifat yang lentur serta mampu memberikan tekanan di sekitar area luka yang bertujuan untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.

 Pada umumnya, perban elastis ini lebih banyak digunakan untuk menutup luka dan juga menyangga cedera pada jaringan tubuh. Contoh jenis cedera yang menggunakan jenis perban ini antara lain keseleo, nyeri setelah jatuh atau benturan, dan lainnya.

  • Perban Krep

Termasuk dalam jenis perban gulung yang cocok untuk digunakan ketika hendak memberikan balutan yang kuat pada cedera bagian sendi. Salah satu contohnya adalah ketika nada cedera engkel.

2. Perban Tubular

Perban ini berbentuk tabung dan terdapat lubang pada bagian tengahnya. Jenis ini banyak digunakan untuk menahan balutan pada bagian kaki atau jari tangan, serta sebagai penyangga ketika terjadi cedera persendian.

Perban tubular ini berbahan kain halus yang terdiri dari dua macam, yaitu elastis dan kain kassa. Jika Anda mengalami cedera sendi pada pergelangan kaki, gunakan perban tubular elastis. Namun jika mengalami cedera pada kaki atau jari tangan, gunakanlah perban tubular kain kassa.

3. Perban Segitiga

Pada umumnya, jenis perban ini digunakan untuk menyangga bagian tubuh tertentu, contohnya adalah lengan dan siku pada saat mengalami cedera. Perban ini juga bisa membantu mempertahankan posisi perban yang menutup luka.

Bandage atau perban memiliki jenis dan kegunaan masing-masing. Tidak semua perban dapat digunakan untuk menutup luka. Ada beberapa jenis yang hanya bisa sebagai penyangga bagian tubuh. Gunakan perban yang sesuai untuk mempercepat penyembuhan luka.